Mejapublik.com Tebo – Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, SE., M.Si Pimpin kegiatan rapat Koordinasi High Level Meeting Pengendalian Inflasi Kabupaten Tebo dalam rangka menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Jum’at (6/4/2026) di Aula Melati Kantor Bupati.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Badan Pusat Statistik (BPS) Tebo, Perum Bulog, Kepala OPD, serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tebo.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Tebo menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tebo terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Idul Fitri. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain mengikuti Rapat TPID tingkat Provinsi, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, pengecekan ketersediaan LPG, serta pelaksanaan pasar murah bagi masyarakat.

Wakil Bupati menegaskan bahwa selain pemantauan rutin yang dilakukan oleh tim terkait, dalam waktu dekat juga akan dilaksanakan pemantauan bersama Forkopimda guna memastikan kestabilan harga di pasar.

“Menjelang Hari Raya Idul Fitri ini kita akan melakukan pemantauan bersama Forkopimda untuk memastikan harga tetap stabil, bila terdapat komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan, maka langkah-langkah penanganan akan segera kita ambil,” ujar Nazar Efendi.

Wakil Bupati juga meminta para camat untuk aktif memantau kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan di wilayah masing-masing, khususnya di pasar-pasar kecamatan maupun pasar desa.

“Kita minta Kepada rekan-rekan camat agar terus memantau perkembangan harga di pasar-pasar yang ada di Kecamatan maupun Desa, sehingga apabila terjadi lonjakan harga dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, kegiatan juga dilanjutkan dengan pemaparan data oleh Kepala BPS, terkait perkembangan harga bahan pangan di daerah. Disampaikan dalam kegiatan bahwa hingga minggu keempat Februari 2026, secara umum terjadi kenaikan harga bahan pangan di Kabupaten Tebo sebesar 0,68 persen dibandingkan Januari 2026. Adapun komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap kenaikan tersebut antara lain daging ayam ras, daging sapi, dan cabai merah.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh pihak dapat terus bersinergi dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat Kabupaten Tebo menjelang Hari Raya Idul Fitri. (MZ)