Mejapublik.com Merangin – Masyarakat Merangin di berbagai daerah terutama kelompok emak – emak keluhkan gas elpiji 3 Kg yang kian hari makin langka, susah di dapat, baik di pangkalan maupun di pengecer.

Langka nya gas elpiji 3 Kg ini membuat harganya tidak stabil di masyarakat, ada yang beli dengan harga sesuai HET ada juga yang lebih mahal hingga 40 ribuan.

Seperti postingan Facebook yang heboh di kabar Merangin, menyampaikan keluhannya ke pemerintah daerah untuk menindak pangkalan gas Elpiji yang nakal.

“Tampak nyo ada pembiaran di lingkup pemda merangin hingga Tembus di 40.000 bahkan lebih. tolong dong pk BUPATI #MSYUKUR kami Sebagai rakyat kecil ini merasa berat. Tindak pangkalan gas yg nakal,” Kata Postingan Facebook Specials Kulkas * ****

Kemudian akun lain berkomentar, “Ada yang sampe 60, 55,” Kata akun Widia****

“Jangankan 45 sampai 50 ..60 orang jual..ini tidak masuk hakal lagi.. tolong lah pak bupati ditindak cepat pak..selalu di Merangin ini masalah gas terus,” Tegas akun Mira**** di Kolom Komentar

Menanggapi keluhan tersebut Andrie Fransusman Kepala Dinas Koperasi, UKM Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kab. Merangin menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pengawasan langsung di pangkalan pada saat barang dari agen masuk, memastikan harga sesuai HET Pemerintah.

“Kami sudah tiga hari ini melakukan pengawasan langsung di pangkalan – pangkalan pada saat barang dari Agen masuk (bongkar muat) sekaligus distribusi kepada RT, Pelaku UMKM (1 tabung/KK) dengan harga HET, untuk di wilayah kota Bangko Rp.17.000 per tabung,” Katanya Kamis, (29/1/2026)

Pengawasan yang dilakukan DKUKMPP memastikan jumlah kuota yang didistribusikan agen kepada pangkalan sesuai, memastikan volume tabung dan harga sesuai HET yg dipakai.

“Pengawasan yang dilakukan memastikan harga dan volume tabung sesuai, termasuk meminta kepada Para Camat, Kepala Desa dan Lurah untuk ikut serta melakukan pengawasan sebagai manajadwal distribusi.” terangnya tegas

Selain melakukan pengawasan langsung terkait kelangkaan Gas LPG dinas dkumpp merangin juga panggil para agen untuk ikut mengawasi pendistribusian.

“Terkait kelangkaan Lpg 3 Kg, Kami sudah panggil para Agen utk ikut mengawasi pendistribusian, saat ini yg paling efektif yaitu sidak secara kontinu ke pangkalan dan ini sedang dan akan terus kami lakukan untuk menekan kelangkaan dan harga yg mahal,” Tutupnya (*/adm)

Tinggalkan Balasan